*Menciptakan Peluang dengan Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Menciptakan Peluang dengan Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Obsesi orang tua saya adalah memasukkan saya ke Akademi Kepolisian atau Akpol. Selama dua tahun ke belakang saya mengikuti seleksi tetapi saya belum diberikan kesempatan oleh Allah untuk bisa mewujudkan mimpi orang tua saya tersebut. Saya tahu mereka sangat berharap bisa menjadikan saya seorang aparatur negara karena dulu kakek saya juga adalah seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Konon ceritanya dulu ayah saya juga bercita-cita sebagai seorang polisi tetapi akhirnya tidak kesampaian dan justru malah menjadi seorang pegawai di kantor bea cukai. Tapi syukur Alhamdulillah kehidupan kami cukup dengan profesi ayah tersebut. Tapi sejak kecil ayah selalu menasehati saya supaya bisa menjadi seorang aparatur negara utamanya di jajaran kepolisian. Katanya kamu nanti bisa memiliki peran untuk membantu negara ini. Dari cerita saya sejak kecil itulah saya mengerti betul betapa besarnya keinginan mereka untuk bisa menjadikan saya seorang polisi. Akan tetapi ayah sangat berkeinginan supaya saya bisa masuk sebagai Taruna Akpol bukan sebagai siswa caba.

Selesai bangku SMA saya langsung mendaftar. Semua persyaratan sudah terpenuhi. Akan tetapi hasilnya belum berpihak pada saya. Tahun berikutnya juga seperti itu. Sampai saya sempat berputus asa dan hampir mengurungkan niat saya untuk mendaftar lagi. Kemudian saya berujar untuk inilah terakhir kalinya saya akan mendaftar jika saya masih gagal maka saya mungkin tidak diperkenankan untuk mencari nafkah dibidang ini.

Sambil daftar saya juga diberikan amalan oleh Ayah berupa sebuah tasbih dan beberapa bacaan sederhana yang saya suruh lakukan setiap habis sholat. Saya lakukan setiap hari selama hampir satu bulan lebih dan ketika proses seleksi serta ujian saya justru semakin sering melakukannya. Bukan hanya ketika setelah sholat namun hampir di setiap kesempatan saya melakukan ajaran dari ayah saya tersebut yang katanya dia peroleh dari www.tasbihkaromah.com. Dan hasilnya bisa Anda tebak, Alhamdulillah saya bisa masuk setelah tiga kali saya mendaftar. Jadi saya ingin mengucapkan syukur yang sebanyak-banyaknya karena akhirnya cita-cita saya tersampaikan.

Arman, Yogyakarta.

" Disclaimer : Kisah Testimonial Diatas hanya sebagai referensi dan hasil yang diperoleh Setiap Orang dapat berbeda "

Script logo
Design marcinkaczmar.pl